Rahmat Mulyadi

Rahmat Mulyadi

Jumat, 26 April 2013

71. CIRI-CIRI ORANG YANG TERPEDAYA OLEH NAFSU DAN SYETAN



Alhuznu ‘alaa faqdaani ath-tha’atu ma’a adami annuhuudhi ilaiha min ‘alaamaatil-ightiraari.

Artinya : Mereka sedih karena tidak menjalankan ketaatan dengan tanpa ada kebangkitan (kegiatan) menjalankannya adalah sebagai dari tanda-tanda terpedaya oleh nafsu dan syetan”.

Seseorang yang merasa menyesal karena meninggalkan ketaatan (dalam berbuat kebaikan), kemudian ia segera bangkit menebus kealpaannya tersebut dengan lebih bersemangat meningkatkan ketaatannya, maka berarti ia telah mendapat petunjuk Allah.
Sedangkan seseorang yang apabila meninggalkan ketaataatan, kemudian hanya merasa menyesal tapi tidak disertai dengan (usaha) untuk menebus kealpaannya tersebut, bahkan lalu semakin jauh meninggalkan ketaatan, maka orang yang demikian ini berarti telah terpedaya oleh bujuk rayu syetan (hawa nafsu).
Agar kita tidak mudah terpedaya oleh bujuk rayu syetan (hawa nafsu), maka perbanyaklah membaca do’a berikut ini :
Rabba a’uudzubika min hamazaatisy-syayaathiini wa a’uudzubika rabbi anyadhuruuni.

Artinya : Wahai Tuhanku, aku mohon perlindungan kepada-Mu dari godaan-godaan syetan, dan aku mohon perlindungan kepada-Mu wahai Tuhanku atas kedatangannya”.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar