Rahmat Mulyadi

Rahmat Mulyadi

Rabu, 24 April 2013

76. SESUATU YANG DIKHAWATIRKAN ORANG-ORANG MA’’RIFAT



Al’aarifuuna idzaabasathuu akhwafa minhum idza qabadhuu walaa yaqifu ‘alaa huduudil-adabi filbsthi illaa qaliilun.

Artinya : orang-orang ma’rifat jika dalam keadaan lapang itu lebih rasa kekhawatirannya daripada ia dalam keadaan kesempitan, serta ia tidak dapat tetp dalam berdiri diatas batas-batas adab dalam keadaan lapang, kecuali sedikit”.

  Kebanyakan orang-orang ma’rifat lebih khawatir menghadapi kelapangan daripada mengahadapi kesempitan. Karena kelapangan itu lebih mudah menggelincirkan manusia  ke dalam buaian bujukan hawa nafsu, sehingga lupa akan kewajibannya sebagai hamba Allah yang harus mengabdi kepada-Nya. Sedangkan kesempitan itu lebih memudahkan manusia untuk mendekatkan diri kepada-Nya.
Perhatikan sabda Rasulullah saw. sebagaimana yang tercantum dalam hadits Bukhary berikut ini, yang artinya :
Dari Ibnu Abbas r.a. ia berkata : Rasulullah saw. bersabda : Dua nikmat yang kebanyakan manusia tertipu olehnya, yaitu 9sehat) dan (istirahat)”.
Agar kita tidak termasuk orang-orang yang tertipu oleh dua kenikmatan di atas, maka marilah kita merenungkan sebuah hadits riwayat hakim berikut ini, yang artinya :
Ambillah kesempatan lima sebelum (dating) perkara lima, yaitu : hidupmu sebelum matimu, sehatmu sebelum sakitmu, kesempatanmu sebelum kesempitanmu, masa mudamu sebelum masa tuamu, dan masa kayamu sebelum masa miskinmu”.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar