Rahmat Mulyadi

Rahmat Mulyadi

Selasa, 23 April 2013

139. HANYA ALLAH YANG BERHAK MENERIMA PUJIAN



Idzaa athlaqats-tsanaa-a’alaika walasta bi-ahlin fa asni ‘alaihi bimaahuwa ahluhu.

Artinya : Jika Allah melepaskan pujian padamu, padahal nyata kau tidak layak untuk mendapat pujian yang sedemikian itu, maka harus kamu memuji kepada Allah sebagai layaknya (haknya)”.

Jalan yang paling baik harus ditempuh oleh setiap orang yang mendapat pujian adalah mengembalikan pujian tersebut, kepada Allah serta bersyukur kepada-Nya, dan sekali-kali tidak terlena oleh pujian orang-orang bodoh yang sama sekali tidak tahu akan hakekatnya diri yang sebenarnya dari orang yang dipuji.
Adalah hanya Allah yang berhak menerima pujian,, karena Dia-Lah yang Maha Sempurna dan dengan karunia-Nya telah menutupi kekurangan-kekurangan kita, sehingga kita di sukai orang lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar